Nyawa Hilang Karena Selfie Di Azamgarh Pemuda Meninggal Setelah Ditabrak Kereta Anggota Keluarga – Nyawa Hilang Karena Selfie Di Azamgarh
Azamgarh

Nyawa Hilang Karena Selfie Di Azamgarh Pemuda Meninggal Setelah Ditabrak Kereta Anggota Keluarga – Nyawa Hilang Karena Selfie Di Azamgarh

Jaringan Amar Ujala, Azamgarh

Diterbitkan oleh: Utpal Kanto
Diperbarui Jum, 14 Jan 2022 18:48 IST

Ringkasan

Seorang pemuda meninggal setelah ditabrak kereta api saat mengambil selfie di stasiun kereta api Farihan Azamgarh. Pemuda itu sedang selfie di rel, sementara kereta api datang.

Insiden stasiun kereta api Farihan
– Foto: Media sosial.

mendengar berita

Seorang pemuda kehilangan nyawanya setelah ditabrak kereta api saat mengambil selfie di stasiun kereta api Farihan Azamgarh pada hari Jumat. Ketika informasi tentang kejadian itu sampai di rumah, ada kehebohan di antara anggota keluarga. Hamid (18), putra warga kota Farihan, Sufian, hadir di stasiun kereta api Farihan, Jumat.

Sementara itu, melihat kereta api datang dari sisi Shahganj, dia mengambil foto selfie di rel kereta api. Dia tertabrak kereta api saat mencoba mengambil selfie. Kereta menyeretnya ke jarak 100 meter, meninggalkan seluruh tubuhnya dimutilasi. Berdasarkan informasi, kantor polisi Nizamabad tiba di tempat dan mengambil mayat dan mengirimkannya untuk pemeriksaan mayat.

Pickup menginjak-injak remaja
Mobil pikap itu menginjak remaja tersebut di Amillo Bazar, area kantor polisi Mubarakpur. Karena itu, dia meninggal di tempat. Polisi mencapai informasi dan mengambil tubuh dan mengirimkannya untuk pemeriksaan mayat. Kejadian tersebut sempat membuat keributan di antara anggota keluarga. Amilo, 14 tahun, putra Aman, Mohd. Reyaz telah keluar rumah pada hari Jumat untuk mengambil barang dari pasar.

Sementara itu, sebuah pikap menginjaknya. Almarhum adalah anak tunggal dari orang tuanya. Dia awalnya penduduk desa Bandighat di bawah Mohammadabad Kotwali distrik Mau. Baru-baru ini, dia tinggal bersama ibunya di sebuah rumah baru yang dibangun oleh ayahnya di Amilo, Mubarakpur. Ayah tinggal di luar negeri untuk mencari nafkah.

Suraj Chauhan (28), warga desa Katghar Jalal, kawasan Saraimer, mengonsumsi zat beracun itu pada Kamis. Ketika kerabat mengetahui hal ini, mereka segera membawanya ke rumah sakit swasta. Dia diterima. Dia meninggal larut malam selama perawatan. Kejadian tersebut sempat membuat keributan di antara anggota keluarga. Polisi mencapai informasi dan mengambil tubuh dan mengirimkannya untuk pemeriksaan mayat.

Cakupan

Seorang pemuda kehilangan nyawanya setelah ditabrak kereta api saat mengambil selfie di stasiun kereta api Farihan Azamgarh pada hari Jumat. Ketika informasi tentang kejadian itu sampai di rumah, ada kehebohan di antara anggota keluarga. Hamid (18), putra warga kota Farihan, Sufian, hadir di stasiun kereta api Farihan, Jumat.

Sementara itu, melihat kereta api datang dari sisi Shahganj, dia mengambil foto selfie di rel kereta api. Dia tertabrak kereta api saat mencoba mengambil selfie. Kereta menyeretnya ke jarak 100 meter, meninggalkan seluruh tubuhnya dimutilasi. Berdasarkan informasi, kantor polisi Nizamabad tiba di tempat dan mengambil mayat dan mengirimkannya untuk pemeriksaan mayat.

Pickup menginjak-injak remaja

Mobil pikap itu menginjak remaja tersebut di Amillo Bazar, area kantor polisi Mubarakpur. Karena itu, dia meninggal di tempat. Polisi mencapai informasi dan mengambil tubuh dan mengirimkannya untuk pemeriksaan mayat. Kejadian tersebut sempat membuat keributan di antara anggota keluarga. Amilo, 14 tahun, putra Aman, Mohd. Reyaz telah keluar rumah pada hari Jumat untuk mengambil barang dari pasar.

Sementara itu, sebuah pikap menginjaknya. Almarhum adalah anak tunggal dari orang tuanya. Dia awalnya penduduk desa Bandighat di bawah Mohammadabad Kotwali distrik Mau. Baru-baru ini, dia tinggal bersama ibunya di sebuah rumah baru yang dibangun oleh ayahnya di Amilo, Mubarakpur. Ayah tinggal di luar negeri untuk mencari nafkah.

Posted By : togel hkg