Kejahatan – Penjual kontrak minuman keras berdarah
Unnao

Kejahatan – Penjual kontrak minuman keras berdarah

Polisi mengambil informasi dari Ashok yang dirawat di rumah sakit kabupaten. percakapan
– Foto : UNNAO

mendengar berita

Unnao. Empat orang di dalam van dari penjual kontrak minuman keras menuntut untuk membuka toko lagi dan memberikan minuman keras. Ketika penjual itu menolak, para pemuda itu menumpahkan darahnya dengan tongkat besi di kepalanya. Ketika operator kantin berusaha menyelamatkan, dia juga dipukuli dan terluka.
Ashok (55), warga Hussainnagar, adalah penjual kontrak minuman keras negara. Dia menutup penutupan kontrak pada pukul 10.30 malam pada hari Rabu. Sementara itu, orang-orang yang datang dari van memintanya untuk membuka penutup jendela lagi. Karena menolak, semua orang turun dari van dan mulai memukuli. Sementara itu, satu orang menyerang dengan tongkat besi. Ini mematahkan kepala penjual. Ketika operator kantin Abhishek berlari untuk menyelamatkannya, dia juga memukulinya. Polisi telah membawa korban luka ke rumah sakit distrik. Keduanya telah berbicara tentang tidak mengenali orang-orang di dalam van. Kotwal Akhilesh Pandey mengatakan bahwa insiden itu sedang diselidiki.

Unnao. Empat orang di dalam van dari penjual kontrak minuman keras menuntut untuk membuka toko lagi dan memberikan minuman keras. Ketika penjual itu menolak, para pemuda itu menumpahkan darahnya dengan tongkat besi di kepalanya. Ketika operator kantin berusaha menyelamatkan, dia juga dipukuli dan terluka.

Ashok (55), warga Hussainnagar, adalah penjual kontrak minuman keras negara. Dia menutup penutupan kontrak pada pukul 10.30 malam pada hari Rabu. Sementara itu, orang-orang yang datang dari van memintanya untuk membuka penutup jendela lagi. Karena menolak, semua orang turun dari van dan mulai memukuli. Sementara itu, satu orang menyerang dengan tongkat besi. Ini mematahkan kepala penjual. Ketika operator kantin Abhishek berlari untuk menyelamatkannya, dia juga memukulinya. Polisi telah membawa korban luka ke rumah sakit distrik. Keduanya telah berbicara tentang tidak mengenali orang-orang di dalam van. Kotwal Akhilesh Pandey mengatakan bahwa insiden itu sedang diselidiki.

Posted By : keluaran hk hari ini 2021